Rabu, 25 Januari 2012

Kereta Harapan, menjemput impian

"naik kereta api tut tut
siapa hendak turut
kebandung
surabaya
bolehlah naik dengan percuma
ayo kawanku lekas naik
keretaku tak berhenti lama "

Yah demikianlah bait bait lagu masa kecil yang masih ku ingat , rasa nya bangga sekali menikmati moda transportasi ini apabila pulang kampung ke yogja dan ngawi kampung halaman ayah dan ibuku.


Kereta Api dijangan bayangkan dengan Apinya , karena sejak pertama aku naik moda ini aku belum pernah melihat kereta api yang dijalankan dengan Api , namun tepatnya dengan listrik jadi sekarang berganti nama menjadi kereta listrik.

Dulu saat aku SMP saat pulang sekolah saat magrib menyapa pemandangan kereta selalu memiliki arti tersendiri buat aku, entahlah aku begitu kagum dibuatnya ,melihat perjuangan para pejuang kereta berjubel didalam sesaknya kereta yg berjalan cepat dari arah kota ke arah bogor , hmpzzzh bisa dibayangkan kerasnya perjuangan mereka yg rela berhimpit2an begitu, belum soal impitan, namun aku berfikir diantara ratusan orang dalam kereta itu ada berapa banyak copet yang memangsa para penumpang itu


ah demi segengam rupiah, demi menafkahi anak dan istri, demi dagangan laku dan demi demi yang lain. apapun alasan mereka aku meyakini kereta bagi mereka adalah sarana menjemput impian, yaa menjemput impian , impian untuk memiliki kehidupan yg lebih layak lagi.

Dan sudah sepatutnya pemerintah memperbaiki prrkeretaan indonesia, minimal lebih baik kedepan apalagi apabila bila sejajar dengan kereta api yang dimiliki negara sakura :) ya semoga saja suatu saat nanti









Tidak ada komentar: